Apakah Pengertian Pterygium? Inilah Penjelasan Lengkapnya

Image result for PTERYGIUM

Gangguan kesehatan pada mata memang banyak dan semuanya mempunyai penyebab yang berbeda-beda. Salah satunya adalah pterygium yang disebut juga dengan istilah surfer’s eye. Kondisi gangguan mata ini berupa berubahnya selaput di bagian putih mata menjadi keruh. Kondisi ini sering terjadi pada orang yang banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, terutama peselancar. Itulah alasannya mengapa gangguan pada mata ini disebut surfer’s eye.

Jaringan yang tumbuh tersebut berwarna merah muda dan bertekstur sedikit menonjol. Selaput tersebut muncul di konjungtiva, yaitu selaput bening yang melapisi kelopak dan bola mata. Kondisi gangguan pada mata yang satu ini mempunyai beberapa jenis dengan pengertian pterygium yang berbeda-beda sesuai kondisinya. Ingin tahu lebih detail? Simak keterangannya berikut ini.

Definisi Pterygium

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pengertian pterygium secara umum memang berupa timbulnya selaput di kelenjar konjungtiva, sehingga mengganggu penglihatan. Dalam beberapa kasus, pertumbuhan jaringan tersebut juga bisa sampai kornea mata, sehingga bisa sangat mengganggu penglihatan karena menghalangi masuknya cahaya ke pupil mata.

Persoalan ini bisa terjadi pada salah satu mata ataupun kedua mata. Jika gangguan ini menyerang kedua bagian mata, maka kondisinya disebut bilateral pterygium. Meski kondisinya tidak serius, namun hal tersebut dapat menyebabkan gejala yang cukup mengganggu.

Gejala yang Dialami Penderita Pterygium

Dilansir dari hellosehat.com, pterygium cukup umum terjadi dan lebih sering dialami oleh orang yang berusia 20-40 tahun ke atas. angka kejadiannya sangat rendah di kelompok usia anak-anak. kasus ini juga lebih banyak ditemukan 2 kali lebih banyak pada kelompok pasien laki-laki dibandingkan dengan pasien perempuan. Gejala yang ditimbulkan juga bervariasi.

Meskipun ada beberapa pasien yang tidak mengalami gejala, namun sebagian besar pasien mengeluhkan beberapa gejala umum yaitu mulai dari mata merah sampai iritasi. Pada dasarnya, pterigium tidak menyebabkan gejala yang serius. Akan tetapi, mungkin akan terasa ada objek asing di mata Anda. Gejala umum yang umumnya terasa dan terlihat adalah mata merah, pandangan menjadi kabur, mata terasa gatal, terjadi iritasi mata, dan terasa ada yang mengganjal pada mata.

Penyebab Pterygium

Setelah memahami apa pengertian pterygium dan gejala yang dialami penderitanya, Anda harus mengetahui apa sebenarnya yang menyebabkan dialaminya kondisi tersebut. Salah satu gangguan pada mata ini memang belum diketahui secara pasti apa penyebabnya. Meskipun demikian, terdapat berbagai faktor pemicunya.

Beberapa peneliti sudah meyakini jika posisi atau letak geografis sangat berperan dalam kemunculan penyakit ini. Hal tersebut disebabkan karena angka kejadian penyakit ini cukup tinggi di negara yang dekat dengan garis khatulistiwa. Terdapat kemungkinan jika sinar radiasi ultraviolet mempunyai pengaruh pada kondisi ini, terkait letak negara yang dekat dengan garis khatulistiwa. Orang yang lebih sering berkegiatan di luar ruangan juga lebih berisiko menderita gangguan ini.

Pengobatan Pterygium

Pengertian pterygium memang berbeda-beda sesuai dengan kondisi setiap penderitanya, sehingga pengobatannya juga disesuaikan dengan tingkat keparahan pterygium dan gejala yang dialami. Untuk gejala mata merah dan iritasi, tindakan pengobatan cukup dilakukan dengan memberikan obat tetes ataupun salep mata yang mengandung kortikosteroid atau pelumas guna meredakan peradangan.

Prosedur operasi pterygium bisa dilakukan apabila pterygium sudah tidak bisa ditangani dengan obat tetes atau salep mata. Tak hanya itu, operasi juga perlu dilakukan jika gangguan ini menyebabkan penurunan kemampuan penglihatan. Operasi juga dapat dilakukan dengan alasan estetika atau kecantikan.

Sumber Artikel:

www.alodokter.com

hellosehat.com

Sumber Gambar:

www.halodoc.com

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>